Loading...
Loading...

Air Mata CINTA by Sri Murtini

Air Mata CINTA by Sri Murtini. Pagi yg cerah, matahari yg keliatan damai memancarkan cahayanya dikerajaan mughal. Ditaman istana tampak jodha & moti sedang berjalan menikmati wanginya bunga-bunga yang bermekaran dipagi hari. Moti mulai usil dengan jodha dan menggodanya. Moti berkata kalau bunga-bunga yg bermekaran ini seakan mengerti perasaan Ratu mereka hari ini.Jodha menatap Moti dgn tatapan tdk mngerti, "apa mksudmu Moti?"tanya jodha pada moti. Moti tersenyum sambil memegang dada jodha, "ini maksudku jodha. Hatimu sedang berbunga-bunga kan. Kau sedang bahagia karna dirimu dan yg mulia telah terjalin kepercayaan. Kepercayaan yg akan menjadi awal baik hubungan kalian." Jodha tersipu malu mendengar kata-kata sahabat kecilnya itu. Jodha berusaha mnyembunyikan senyum dibalik dupatanya. Tapi moti mengetahuinya, "kau tak perlu menyembunyikan senyum manismu itu jodha, tak ada yg bisa kau tutupi dariku." Jodha menimpali,"kau benar moti, tak ada yg bisa kututupi darimu, kau bkn hanya pelayanku tapi juga sahabatku.Aku selalu ingin berbagi rasa sedihku dan bahagiaku padamu.Karena selain ammijan(ibu jalal) siapa lagi yg aq percaya disini selain dirimu." Jodha dan moti larut dlm perasaan terharu, keduanya saling berpelukan.

Jalal melihat dari kejauhan yg dilakukan ratu jodha dan moti. Jalal tersenyum dan segera menghampiri mereka. Jodha dan moti memberi salam. Seperti biasa tanpa disuruh moti langsung meninggalkan jodha dan jalal untuk berdua. Jodha berkata"anda bangun sepagi ini yg mulia?" "Dirimu yg membuatku bangun sepagi ini ratu jodha" .(duhh sifat gombal jalal kambuh: D) Jalal memegang tangan jodha, jodha merasa terkejut dan gugup. Jalal menariknya untuk duduk dibawah pohon besar yg ada ditaman istana. Jodha duduk berhadapan dgn jalal dan jarak mereka tidak terlalu jauh. Jodha bertanya pada jalal tentang pernyataan jalal yg mengatakan kalau jodha lah yg mmbuat jalal bangun sepagi ini. "apa maksud jawaban anda tadi yg mulia"jodha menatap jalal dgn tatapan menyelidik. Jalal balik menatap jodha dan tersenyum menggoda. Jodha yg tak sanggup melihat tatapan suaminya itu langsung memalingkan wajah lugunya itu ke arah lain. Jalal kembali menggoda jodha "Bayangan wajahmu selalu saja mengganguku setiap aq memejamkan mata ratu jodha, aku tak tau mengapa bayanganmu selalu hadir dalam setiap detak jantungku. Dan aku tak tau apa bayanganmu juga akan muncul dipikiranku ketika nanti aq berperang. Kalau itu terjadi aku bisa mati terbunuh dgn mudah oleh musuhku. Karena bayanganmu akan mmbuatku lemah. Jodha yg dari td senyum-senyum mendengar kata-kata jalal tiba-tiba berubah menjadi marah, sedih dan kecewa. Jodha berkata "Bagaimana bisa kau berkata kalau aq membuatmu lemah yg mulia. Aku wanita Rajvanshi, tugas kami menjadi penyemangat dan membuat suami kami menjadi kuat.Tapi kau telah mengatakan hal yg merendahkanku seakan aku istri yg tak berguna utkmu." Jalal jadi kelabakan sendiri mendengar kata-kata jodha yg diiringi air mata. "Kau salah paham ratu jodha, bkn itu maksudku..." Jodha menyela kata-kata jalal "lalu apa mksudmu yg mulia? aku berharap supaya aq bisa menjadi penyemangatmu, tapi kau mengganggap ku sebaliknya." Jodha berlari meninggalkan jalal ditaman dengan linangan air mata. Jalal masih berdiri mematung mlihat kepergian jodha, dia ingin mecegahnya tapi jalal tau dia tak akan bisa menghentikan jodha. Jalal tidak tega melihat jodha menangis. Dia merasa sangat bersalah.

sinopsis jodha akbar 5013Suara hati jalal (kau salah paham padaku ratu jodha,aku tak bermaksud menyakitimu,aku hanya ingin menggodamu tadi)
Suara hati jodha (Lagi" kau menyakiti perasaanku yg mulia,tdk sharusnya kau mengatakan hal yg merrndhkn harga diri seorg
wanita rajput)

Jodha hendak pergi kekamarnya,tapi dia berpapasan dengan rahim.Jodha langsung buru-buru mengahpus air matanya. Tapi rahim tau kalau jodha baru saja menangis. Rahim bertanya"Kenapa kau menangis choti ami ? apakah yg mulia yg melakukanya."  jodha menjawab "tidak rahim, aq tdk sedang menangis, aku hanya terkena debu tadi. Kau mau kemana rahim?" Rahim menjawab, "Aku ingin mengajakmu bermain tapi spertinya kau lelah. Sebaiknya kau beristirahat ,kita akan bermain lain kali saja." Rahim langsung pergi mninggalkan jodha. Jodha tersenyum melihat tingkah polos rahim. Jodha kembali kekamarya. Moti datang menghampirinya, seakan tau kesedihan yg dirasakan jodha. Moti bertanya"apa yg terjadi jodha? ada sesuatu yg dikatakan yg mulia padamu. Jodha menangis tersedu sedu lalu memeluk moti. Moti memandangnya dengan rasa iba dan kasihan. Ceritalah padaku jodha." Moti berusaha menenangkanya. Jodha menceritakan semuanya yg terjadi antara dirinya pada jalal tadi pagi pada moti. Jalal sedang duduk dikamarnya memandangi lukisan jodha. Rahim datang kekamar jalal. Salam yg mulia, boleh aq masuk? Jalal menjawab salam rahim. Masuklah rahim, lalu jalal mencium kepala rahim. Rahim melihat lukisan jodha dan dgn polos dia menunjuk lukisan itu dan berkata, "Lukisanmu bagus sekali yg mulia, tapi utk apa kau melukis dia kalau kau sering membuatnya menangis? Kau harus minta maaf padanya kalau tidak aq akan menghukummu." Setelah berkata begitu Rahim langsung pergi meninggalkan jalal. Jalal tertegun mendengar ucapan rahim, "Kau benar rahim aq harus minta maaf padanya. Aq berjanji padamu kalau aku akan mmbuat choty ami mu kembali tersenyum." Jalal mondar mandir dikamarnya memikirkan jodha. "Bagaimana caranya aku minta maaf padamu ratu jodha, aku ingin menemuimu tapi aq takut kau semakin marah padaku. Aku tak ingin membuat air matamu menetes lagi."  Salima yg tdk sengaja lewat didepan kamar jalal langsung menghampirinya. "Salam yg mulia." Jalal langsung menoleh dan membalas salam. Jalal berkata, "Ratu salima kebetulan kau ada disini, aku butuh saranmu. Ini tentang ratu jodha." Ratu salima menjawab " ada apa dgn ratu jodha yg mulia? kalian ada masalah.?" Jalal menyuruh salima duduk. Jalal dan salima duduk berhadapan. Ratu salima, ratu jodha telah salah paham padaku, aku tdk brniat mnyakitinya, aq hanya berusaha menggodanya, tapi kali ini kebodohanku telah melukai hatinya."

Salima mencoba mmberi pngeertian pada jalal, "Yg mulia, wanita itu terkadang hatinya merasa sensitif, ratu jodha hanya butuh wkt utk brpikir smpi pda nantiny dia sadar kalau anda tak bermksud menykitinya. Bersabarlah ini semua tdk akn brlgsung lama. Ratu jodha memiliki hati yg baik, lagi pula mana mungkin dia bisa brlama-lama marah pada org yg dicintainya." Jalal kaget dgn prnyataan salima, apa menurut mu dia mncintaiku?" Salima tersenyum,"ya. Knpa tidak. Aku pamit yg mulia."  Jalal mnjawab "terima kasih ratu salimah, kau sllu bsa mmbuatku lbh tenang." Salima berlalu dari kamar jalal.

Sedangkan jodha dikamarnya sedang diberi pengertian oleh moti. Moti berkata, "Jodha apa yg kau lakukan?" Jodha langsung menyela, "kenapa moti, apa aq salah dalam hal ini, dia telah merendahkanku." Moti duduk dihadapan jodha, "Jodha dengarkan aku, kau pernah bilang bukan kalau yg mulia sgt suka mnggodamu. Dan sekarang inilah yg dia lakukan pdamu.Dia hanya berusaha menggodamu bkn utk mnyakitimu. Bagaimana bsa kau mngira dia tlah mrendahkanmu?" Jodha tak bisa berkata apa-apa mendengar yg dktakan moti. Jodha seakan mengiyakan yg dikatakan moti dengan kebisuanya itu. Moti meninggalkan jodha, "Aku akan mengambilkan makanan utk mu.Jodha msh diam mmikirkan yg dia ktakan pada jalal.... Air mata Cinta bag 2

loading...

Popular posts from this blog

Bila Saatnya Tiba bag 27 by Sally Diandra

Bila Saatnya Tiba bag 35 by Sally Diandra

Sinopsis Jodha Akbar episode 39 by Sally Diandra