Posts

Showing posts from January, 2015
Loading...
Loading...

Bila Saatnya Tiba bag 34 by Sally Diandra

Image
Bila Saatnya Tiba bag 34 by Sally Diandra. Jalal benar benar berada dalam dilemma yang cukup besar malam itu, disatu sisi ada Atifa rekan bisnisnya yang meminta pertolongan padanya di dini hari begini, disisi lain ada Jodha istrinya. Jalal yakin pasti ada sesuatu yang terjadi pada Atifa sehingga dia menelfonnya pagi pagi buta begini, sementara itu Jodha langsung menunjukkan aksi protesnya dengan menutupi wajahnya dengan bantal, Jodha mulai tidak suka dengan keberadaan Atifa, apalagi di pagi pagi buta seperti ini seorang perempuan menelfon suami orang “Jodha, please … jangan begini, aku bingung, aku tidak tahu apa yang harus aku lakukan” Jalal berusaha membujuk Jodha dengan membuka paksa bantal yang menutupi wajahnya, begitu bantal berhasil dibuka, Jodha menggeserkan badannya dan berusaha bangun, namun Jalal berhasil menangkapnya tapi Jodha berusaha berontak melepaskan diri dari cengkraman Jalal, Jalal mendekapnya erat dari belakang, sementara Jodha dengan rambutnya panjangnya yang jad…

Bila Saatnya Tiba bag 33 by Sally Diandra

Image
Bila Saatnya Tiba bag 33 by Sally Diandra. Dengan sigap Atifa langsung meletakkan kedua tangannya diatas bahu Jalal, sementara Jalal bingung sambil memandang kearah Jodha dan Atifa bergantian “Ayoo … Jalal kamu mau mengajarkan Jodha dansa kan ?” Atifa langsung mengambil tangan Jalal dan diletakkannya dipinggangnya yang ramping, sedangkan tangan Jalal yang satunya dipegangnya erat, Jodha hanya tersenyum kecil melihat pemandangan tersebut “Aku akan melihatnya dari sana” Jodha berusaha meyakinkan dirinya sendiri bahwa dia tidak ada masalah bila melihat Jalal berdansa dengan Atifa, Jalalpun mengangguk dan akhirnya Jalal dan Atifa memulai dansa romantis mereka berdua ketika Jodha sudah mulai menjauh, dari kejauhan Jodha bisa melihat kalau Atifa sangat menikmati dansanya dengan Jalal, nampak mereka ngobrol lalu tertawa bersama, Jodha berusaha menekan perasaannya yang sudah mulai tidak karu karuan “Kenapa kamu biarkan suamimu dansa dengan perempuan lain ?” tiba tiba terdengar jelas suara Sya…

Bila Saatnya Tiba bag 32 by Sally Diandra

Image
Bila Saatnya Tiba bag 32 by Sally Diandra. Siang itu atas saran dokter Gulbadan, akhirnya Jodha dimita untuk datang ke rumah sakit bersama dengan Jalal karena begitu siang hari Jalal tidak merasakan mual mual lagi seperti tadi pagi, “Kamu kok diam aja dari tadi ?” Jalal berusaha memecah keheningan diantara mereka berdua karena disepanjang perjalanan menuju ke rumah sakit, Jodha hanya diam saja “Aku nggak papa, aku cuma merasa aku ini baik baik saja, aku nggak merasakan tanda tanda kehamilan tapi kenapa aku dibilang hamil ?” , “Itu kan baru praduga, bisa benar bisa juga tidak, makanya kita ke rumah sakit sekarang”, “Tapi aku takut, kira kira nanti diapain ya ?” Jalal langsung tertawa terbahak bahak sementara Jodha langsung cemberut kemudian menahan isak tangisnya sambil membuang pandangannya jauh keluar jendela “Hey … kok jadi menangis ? kenapa ?” tangan kiri Jalal berusaha untuk meraih tangan Jodha sementara tangan kanannya masih memegang stir, namun Jodha segera mengibaskan tangan Ja…

Bila Saatnya Tiba bag 31 by Sally Diandra

Image
Bila Saatnya Tiba bag 31 by Sally Diandra. Pagi itu ketika Jodha terbangun dari tidurnya didapatinya Jalal sedang muntah muntah dikamar mandi, bergegas Jodha menyusul Jalal kekamar mandi “Sayang, ada apa ? kamu masuk angin ya ?” segera Jodha mengurut leher Jalal agar Jalal bisa merasa lebih nyaman, namun Jalal terus memuntahkan isi perutnya, hingga akhirnya setelah dirasa enakan Jalal bergegas membasuh mukanya “Aku ambilkan air putih ya …” tak lama kemudian Jodha sudah membawa segelas air putih untuk Jalal lalu diminumnya sampai habis air putih tersebut, “Lebih baik hari ini kamu nggak usah ngantor dulu, kamu pasti masuk angin” , “Aku nggak papa …” Jodha segera memotong ucapan Jalal, “Nggak papa gimana ? aku lihat tadi mukamu sampai merah padam gitu, sudah ayoo … tidur lagi aja, biar aku balur badanmu sama minyak angin” Jalalpun hanya menurut apa kata istrinya, dibaringkannya tubuhnya ditempat tidur dan dengan sigap Jodha langsung membalurkan minyak angin disekujur tubuh Jalal mulai d…

Bila Saatnya Tiba bag 30 by Sally Diandra

Image
Bila Saatnya Tiba bag 30 by Sally Diandra. Siang itu Jodha menghampiri Syarif yang sedang berduaan dengan seorang perempuan yang sepertinya sebaya dengan Jodha “Selamat siang Syarif …” Syarif langsung terperangah begitu melihat Jodha ada didepannya, bergegas Syarif berdiri dan menghampiri Jodha kemudian menggeretnya ke luar cafe “Kamu mau apa kesini, Jodha ?”, “Aku mau beli buku, memangnya mau apa, kamu sendiri ngapain disini dan siapa perempuan itu ?” Jodha sangat kesal dengan Syarifudin suami Bhaksi, sementara Syarifudin jadi salah tingkah didepan Jodha, “Apa aku perlu bilang ke perempuan itu kalau kamu sudah menikah ? apa sih kurangnya Bhaksi ? dia sudah memberikan anak yang cantik buat kamu, kalau kamu bukan ayahnya Mehtab … sudah aku labrak perempuan itu !” suara Jodha semakin meninggi membuat beberapa orang disekitar mereka sekilas menatap kearah mereka “Jodha sabar, aku bisa menerangkan sama kamu, dia itu bukan siapa siapa, kami nggak punya hubungan khusus”, “Kalau kamu nggak p…

Bila Saatnya Tiba bag 29 by Sally Diandra

Image
Bila Saatnya Tiba bag 29 by Sally Diandra. Siang itu dikantor Jalal, tiba tiba saja salah satu rekan bisnis Jalal yang bernama Atifa datang ke sana dengan menahan isak tangis dan kegundahan dalam hatinya, tidak biasanya Atifa seperti ini karena biasanya dia selalu riang dan energik bila datang ke kantor Jalal bahkan kadang Atifa selalu to the point kalau ingin mengungkapkan keinginannya, seperti dulu ketika Jalal masih seorang diri sebelum bertemu dengan Jodha, dengan entengnya Atifa mengungkapkan perasaannya ke Jalal “Jalal, ini sudah tahun ke dua kamu melajang, apakah tidak terbersit sedikitpun dalam benakmu untuk menikah lagi ?”, “Aku masih belum memikirkannya, Atifa” siang itu ketika mereka sedang menikmati makan siang disebuah restaurant tiba tiba saja Atifa mengungkapkan perasaannya “Kenapa, Jalal ? apakah nggak ada perempuan yang pantas untuk menjadi istrimu ?”Atifa terus mencecar pertanyaan ke Jalal “Bukan seperti itu Atfa, tapi aku masih belum ingin menjalin sebuah hubungan …

Bila Saatnya Tiba bag 28 by Sally Diandra

Image
Bila Saatnya Tiba bag 28 by Sally Diandra. Matahari sudah meninggi ketika Jodha terbangun dari tidur panjangnya, ketika semua simpul otaknya telah terkoneksi dengan baik, dirinya baru menyadari bahwa tidak ada sehelai benangpun yang membungkus tubuhnya dan Jalal kecuali selimut yang yang menutupi mereka berdua sementara tangan Jalal masih memeluk pinggangnya, Jodha segera menyingkirkan tangan Jalal dan diletakkannya dipaha Jalal lalu diambilnya kimono transparant yang tergeletak di atas tempat tidur, yang satu set dengan lingerie warna peach yang dibelikan Jalal di Victoria’s Secret “Kamu terlihat sexy dengan lingerie ini” ujar Jalal semalam sebelum mereka berdua memadu kasih. Jodha tersenyum mengingatnya sambil mengenakan kimono transparantnya tersebut, sebenarnya Jodha enggan mengenakannya tapi demi Jalal apapun dia lakukan . Kejadian semalam benar benar membuat Jodha semakin mencintai suaminya, Jalal sangat tau sekali bagaimana memperlakukan seorang wanita sebagai istrinya. Jodha b…

Bila Saatnya Tiba bag 27 by Sally Diandra

Image
Bila Saatnya Tiba bag 27 by Sally Diandra. Jalal segera menghampiri Jodha, dicari sebuah jawaban yang pasti dari kedua bola matanya, mereka terdiam cukup lama dengan pikiran mereka masing masing, sementara Jodha merasa jantungnya kembali berdegup sangat kencang, satu hal yang tidak pernah dirasakannya ketika bersama dengan Suryaban “Kenapa kamu kembali, Jodha ?” ujar Jalal masih dengan tatapan tajamnya yang menusuk ke jantung Jodha “Kamu tidak suka aku kembali ? baiklah …” segera Jodha menghindar dari tubuh Jalal namun secepat kilat Jalal langsung menyambar tangannya “Itu bukan sebuah jawaban” sesaat Jalal mendekati Jodha persis dibelakang tubuhnya, debaran jantung Jodha semakin memburu kemudian Jalal membalikkan tubuh Jodha agar menghadap kearahnya, Jodha menurut dan tidak melawan sambil menundukkan kepalanya kebawah, sesaat Jalal memegang dagu Jodha dan diangkatnya wajah istrinya itu keatas hingga wajah mereka begitu dekat satu sama lain. “Kenapa kamu tidak jawab pertanyaanku ? apa…

Bila Saatnya Tiba bag 26 by Sally Diandra

Image
Bila Saatnya Tiba bag 26 by Sally Diandra. Jalal merasa dirinya sudah tidak diperlukan lagi oleh Jodha, Jalal segera berlalu meninggalkan Jodha setelah Jodha berhasil dipertemukannya dengan Suryaban kekasihnya. Jalal menyusuri jalanan dikota tua Oxford yang saat itu penuh dengan turis yang datang berkunjung kesana karena adanya Oxford Fashion Week, beberapa bule bule perempuan yang berpapasan dengannya di jalan, sesekali memandang kearah Jalal, Jalal membalasnya dengan senyuman mautnya. Hingga akhirnya Jalal sampai distasiun kota Oxford, ketika hendak membeli tiket, diurungkannya niatnya “Apakah Jodha akan menyusulku kemari ?” bathinnya dalam hati bergegas Jalal masuk kedalam salah satu kedai kopi yang ada distasiun tersebut, ½ jam , 1 jam, 2 jam tidak ada tanda tanda kedatangan sosok Jodha distasiun tersebut, Jalal tertawa dalam hati “Bodohnya aku ini, masih mengharapkan dirinya … jelas jelas dia tidak mencintai aku, kenapa kamu masih mengharapkannya Jalal ? bukankah sekarang dia su…
loading...