Posts

Showing posts from April, 2015
Loading...
Loading...

3 Wajah 1 Cinta bag 3 by Meysha Lestari

Image
3 Wajah 1 Cinta bag 3 by Meysha Lestari. ..semuanya. Tanpa ada yang di sembunyikan. Salima walaupun sudah menduga apa yang sudah di alami adiknya masih juga ternganga tak percaya atas kenaifan Jodha. Bagi Salima, jatuh cinta dengan pria tak di kenal jelas identitasnya adalah sebuah kecerobohan apalagi kalau sampai bercinta dengannya...“Kau ceroboh sekali, Jo. Bagaimana bisa kau kehilangan sesuatu yang paling berharga dalam hidupmu? Apa kata mama kalau dia tahu tentang ini? Apa yang di pikirkan papa tentangmu? Mereka pasti sangat kecewa. Tidakkah kau berpikir dua kali sebelum menyerahkan dirimu padanya? Baik buruknya? Untung ruginya?” Jodha tertunduk penuh sesal. Lirih dia berguman, “semua terjadi begitu saja. Aku terlena..” “Siapa saja boleh terlena. Tapi kita, para wanita harus selalu waspada. Seorang gadis harus menjaga kesuciannya sampai dia menikah. Tanpa kesucian itu… kita terhina di mata dunia. Mungkin akan ada banyak pria yang melirikmu, tapi tidak akan ada yang sudi menikahimu…

Rendezvous bag 28 by Sally Diandra

Image
Rendezvous bag 28 by Sally Diandra.Sesampainya di tanah air, Jodha sudah kembali disibukkan dengan berbagai macam pekerjaan yang harus di kerjakannya dan enam bulan telah berlalu hubungan Jodha dengan Jalal semakin lama semakin mesra, kehadirannya satu bulan sekali dirumah ibu Hamida pada saat weekend semakin mendekatkan keakraban Jodha dengan keluarga Jalal yang membuat Rukayah semakin kesal dengan Jodha. Hingga akhirnya hari pembalasan itupun tiba, tanpa sepengetahuan Jodha ternyata Syarifudin yang saat ini sedang dekat dengan Kareena temannya adalah sepupu Rukayah, tepat pada saat Kareena berulang tahun, Syarifudin sengaja membuatkan sebuah pesta ulang tahun besar disebuah diskotik ternama di Jakarta “Kamu harus datang, Jo ! Pokoknya aku nggak mau tahu kamu harus datang !” Jodha meringis sedih “Huuufftttt ... kenapa sih harus didiskotik ? aku paling nggak bisa kalo didiskotik, Kareen ... aku selalu pusing kalo liat lampu lampunya” Jodha berusaha menolak undangan Kareena “Nggak bisa…

Rendezvous bag 27 by Sally Diandra

Image
Rendezvous bag 27 by Sally Diandra.“Tuan Bharmal, saya bermaksud melamar putri anda menjadi istri saya” ucapan Jalal yang to the point, membuat semua orang yang ada hadir diruangan tersebut terperangah tidak percaya “Maaf tuan Jalal ... apakah saya tidak salah dengar ?” pak Bharmal berusaha meyakinkan dirinya sendiri bahwa semua ini bukan mimpi karena bagaimanapun juga pak Bharmal sebenarnya tidak ingin menutupi perasaannya didepan Jalal, ingin rasanya pak Bharmal berjingkrak jingkrak lalu berdansa mengitari ruangan begitu mengetahui kalau Jalal hendak melamar Jodha “Anda tidak salah dengar, tuan Bharmal ... anda bisa bertanya langsung pada putri anda” pandangan mereka langsung mengarah kearah Jodha, Jodha salah tingkah tidak karuan begitu beberapa pasang mata menuntut sebuah jawaban pasti padanya “Tuan Jalal ...” Jodha merasa terpojok oleh ucapan Jalal, Jalal segera berdiri dari tempatnya berdiri disebrang kursi Jodha ketika Jodha hanya diam saja tidak memberikan klarifikasi yang ben…

Rendezvous bag 26 by Sally Diandra

Image
Rendezvous bag 26 by Sally Diandra.Rukayah menatap kearah Jalal sambil menudingkan tangannya ke Jodha “Rukayah, kami ...” Jalal segera mengangkat tangannya kearah Jodha untuk menghentikan ucapannya kemudian Jalal menghampiri Rukayah yang masih diam termangu disana, menatap Jalal dengan perasaan was was, Rukayah ingin sekali mendengar dari mulut Jalal kalau semua itu tidaklah benar, kalau mereka tidak sedang berpacaran “Rukayah ...” Jalal menatap kedua bola mata Rukayah sambil memegang bahunya “Sebenarnya sudah lama aku ingin mengatakan hal ini ke kamu” saraf diseluruh tubuh Rukayah semakin ruwet dan menegang “Mengatakan apa, Jalal ?” Rukayah berusaha setenang mungkin mendengar apapun yang nanti akan Jalal katakan, Jalal mengumpulkan semua tenaganya sambil menghela nafas panjang “Rukayah, Jodha memang adalah pacarku dan kami akan segera menikah” tiba tiba saja tubuh Rukayah bagaikan tersengat listrik begitu mendengar pengakuan Jalal yang begitu menyakitkan baginya, kedua bola mata Ruka…

Rendezvous bag 25 by Sally Diandra

Image
Rendezvous bag 25 by Sally Diandra. Jodha langsung melepaskan pelukan Kevin ketika dilihatnya Jalal menghujamkan mata elangnya kearahnya, sementara Kevin nampak bingung dengan tingkah Jodha, Kevin tidak menyadari keberadaan Jalal yang terus mengawasi setiap gerak geriknya “Kevin, kamu tadi bilang Salima mau mengajak kita foto bareng kan ? dimana Salima ?” Jodha yang sudah hafal betul sifat Jalal, meminta Kevin agar menjauh darinya “Oh iya, aku baru ingat, ayo kita ke tempat Salima, dia sudah menunggu dipanggung” ketika Kevin hendak menggandeng lengan Jodha, Jodha langsung melepasnya perlahan “Kamu duluan kesana, aku nanti nyusul, aku mau ke toilet dulu” sesaat Kevin bingung “Kalau begitu aku tunggu kamu disini”, “Jangan ! Lebih baik kamu bilang ke Salima kalau aku segera menyusul, nanti aku kesana, pasti !” akhirnya Kevin menyerah dengan permintaan Jodha dan segera meninggalkan Jodha, sementara itu Jodha berjalan mendekati Jalal yang pandangannya terus menatap kearahnya, Jodha jadi sa…

Rendezvous bag 24 by Sally Diandra

Image
Rendezvous bag 24 by Sally Diandra. Satu bulan kemudian Jodha sudah siap melenggang diatas cat walk menampilkan gaun rancangan miss Reesham Khan bersama peragawati ibukota yang lain termasuk Salima, kecerdasannya mempelajari hal baru dalam waktu singkat sangat membantu kemampuannya untuk tampil di peragaan busana tunggal yang dihelat oleh miss Reesham Khan dan tanpa Jodha duga ternyata selain Jalal, nyonya Hamida juga hadir disana bersama kedua putri dan menantunya, penampilan perdana Jodha dicat walk tidak Jodha sia siakan untuk menunjukkan ke calon mertuanya kalau dirinya sedikit demi sedikit mulai berubah, Jodha bukan lagi pengawas renovasi rumah Jalal tapi kali ini Jodha sudah mulai menyulap dirinya dengan melenggang diatas cat walk. Nyonya Hamida menatap Jodha takjub dari tempat duduknya dibarisan VVIP “Jalal, cepat sekali pacarmu ini berubah ? Ibu suka dengan perubahannya ini, itu menandakan kalau dia sungguh sungguh” Jalal tersenyum mendengar pujian ibunya tentang Jodha “Dia se…

Rendezvous bag 23 by Sally Diandra

Image
Rendezvous bag 23 by Sally Diandra. Setelah mengambil keuntungan dari penjualan saham Asia Resources Mineral, pak Bharmal segera melunasi hutang hutangnya di Bank, kemudian membagikan sebagian hartanya pada anak yatim piatu dan fakir miskin, juga tidak lupa membantu kedua anak anak laki lakinya yang membutuhkan modal usaha yaitu untuk Bhagwandas dan Maharana Pratap yang membuka usaha sendiri, juga untuk kakak perempuan Jodha, Kaushalia yang memiliki anak yang menderita autis, pak Bharmal memberikan sebagian uangnya untuk perawatan cucunya yang memang membutuhkan perhatian khusus mulai dari makanan sampai ke pendidikannya, sementara Jodha mulai sibuk dengan beberapa sesion take foto bersama Kevin sang fotografer “Numero uno ! Perfect ! I like it, Jodha .... keluarkan semua expresimu ! Yes ! Lagi lagi, Jodha” Kevin terus menerus berteriak memberikan semangat ke Jodha agar Jodha mengeluarkan semua expresi wajahnya ketika difoto “Yes ! cukup ! break dulu, Jodha ... nanti kita lanjutkan la…

Rendezvous bag 22 by Sally Diandra

Image
Rendezvous bag 22 by Sally Diandra. “Jalal !” Jalal dan Jodha langsung kaget begitu menyadari kehadiran ibu Hamida yang telah berdiri didepan mereka “Ibu ? Darimana ibu masuk ?” Jalal jadi salah tingkah didepan ibunya “Apakah ibu tidak boleh masuk kerumahmu, Jalal ? Ibu masuk lewat pintu garasi, rupanya kamu lupa mengunci pintu garasi” ujar bu Hamida sambil melirik kearah Jodha, Jodha hanya bisa menunduk, Jodha merasa tidak enak didepan ibu Hamida “Tumben ibu tiba tiba datang, biasanya ibu mengabari aku dulu kalau mau datang”, “Dari tadi siang ibu sudah mengabari kamu lewat WA tapi rupanya kamu sedang sibuk sekali dengan gadis ini” Jalal menyeringai bingung didepan ibunya, sehari ini dirinya memang belum membuka ponselnya sama sekali “Ibu memang sengaja datang kemari untuk melihat kamu juga rumahmu, kabarnya rumahmu sudah selesai direnovasi dan lagi tadi ibu baru saja selesai mengikuti seminar, kebetulan tempatnya tidak jauh dari rumahmu, jadi nggak ada salahnya kan kalau ibu mampir k…
loading...