Posts

Showing posts from June, 2015
Loading...
Loading...

Deja Vu bag 2 by Sally Diandra

Image
Deja Vu bag 2 by Sally Diandra. Rukayah melesatkan mobilnya sekencang mungkin “Yipiiii !!!” mereka bertiga Jodha, Rukayah dan Moti berteriak kegirangan setelah bebas dari Jalal “Aku yakin setelah kejadian ini dia tidak lagi memandang kita sebelah mata !” Rukayah merasa optimistis “Tapi belum tentu, Ruku ,,, karena Jodha kita belum mengatakan apa interupsinya, iya kan, Jo ! Ayo katakan pada kami !” Moti menjawil bahu Jodha dari belakang, saat itu Jodha sedang mengenakan celana jeansnya di dalam mobil sambil mengangkat pantatnya ke atas lalu menghempaskan pantatnya ke kursi mobil lagi sambil menarik retsleting celana jeansnya ke atas “Jadi kalian ingin mengetahuinya ?” Jodha mulai menggoda teman temannya “Ya, iyalah ,,, kami ingin tahu, ayoolah, Jo ,,, jangan bikin kami mati penasaran” Jodha tertawa terbahak bahak mendengar ucapan Rukayah “Memangnya kalian mau mati penasaran ? Iiiihhhh takuuutt” Jodha kembali menggoda teman temannya “Oooh jadi kamu nggak mau cerita sama kami ?” Moti seg…

Deja Vu bag 1 by Sally Diandra

Image
Deja Vu bag 1 by Sally Diandra. Jalal and the genk segera menghampiri Jodha dan kedua sahabatnya yang saat itu sedang menikmati roti sandwhich buatan Rukayah “Boleh juga nih sandwhichnya, bagi dong !” Rukayah hanya tersenyum masam begitu Maan Sigh membuka pembicaraan di antara mereka “Kamu mau ? Ini ambil saja, kebetulan aku bikin banyak, nih !” Rukayah segera menyodorkan wadah plastik yang berisi beberapa roti sandwhichnya “Nah ! Gitu dong ! Terima kasih ya” kedua bola mata Maan Sigh langsung berbinar terang begitu Rukayah memberikan wadah plastik tersebut dan segera membagikan pada teman temannya “Boss ! Mau ?” Jalal menggelengkan kepalanya “Aku sudah sarapan tadi ! Lagian seorang pelari seharusnya tidak sarapan seperti itu !” ucapan Jalal cukup menyinggung Jodha dan teman temannya “Sombong amat sih kamu ! Roti yang aku buat itu juga cukup bergizi tau ! Memenuhi semuanya, mulai dari karbo, protein, vitamin ,,,” belum juga ucapan Rukayah selesai, Jalal sudah memotongnya “Kalau untuk …

Rendezvous - EPILOG by Sally Diandra

Image
Rendezvous - EPILOG by Sally Diandra.Satu tahun kemudian ... Di stasiun televisi nasional, Nusantara TV ,,, nampak Jodha dan Zakira sedang menunggu di sebuah ruang make up “Penampilanku gimana, Za ?” Jodha mematutkan dirinya di depan kaca rias besar yang ada di ruangan tersebut “Bagus, kamu tetap kelihatan cantik kok” ujar Zakira sambil menggeleng gelengkan kepalanya memperhatikan majikan sekaligus sahabatnya ini “Aku kelihatan gendut nggak sih, Za ?” Jodha masih merasa cemas dengan penampilannya “Kamu nggak gendut, Jo ... tapi berisi, kamu ini kan lagi menyusui yaa wajarlah kalau kamu kelihatan gendut” ujar Zakira sambil tertawa kecil, Jodha langsung menyeringai senang “Coba telfon Shivani, Aram Bano sedang apa ?” Zakira segera memencet nomer ponsel Shivani dan ngobrol sebentar dengan Shivani sementara Jodha masih merapikan make up nya “Aram Bano baik baik saja, sedang tidur saat ini, Jo” Zakira segera melaporkan keadaan Aram Bano, anak Jodha dan Jalal yang baru berusia 3 bulan “Kam…

Rendezvous bag 50 by Sally Diandra

Image
Rendezvous bag 50 by Sally Diandra (Tamat).  “Jodha, apa kabar ? Semuanya sudah membaik ? Maafkan aku, kalau aku nggak bisa menjenguk kamu karena suami melarangnya” Jodha sekilas melirik ke arah Jalal begitu mendapat laporan dari Salima pagi itu ketika mereka sampai di kantor Salima “Oooh jadi begitu ya ? Jalal ?” Jalal hanya tersenyum sambil mengendikkan bahunya dan merasa serba salah “Hmm ... yaa bagaimana lagi, aku memang harus melakukan hal itu ...” belum juga Jalal menyelesaikan ucapannya, Jodha sudah memotong “Tapi aku bisa mengerti kok, suamiku ini memang harus melakukan hal itu, kalau nggak aku mungkin nggak akan sembuh sembuh juga seperti sekarang, iya kan ?” Jodha menyeringai senang sambil meremas tangan Jalal yang duduk di sampingnya di sofa Salima “Kamu sangat beruntung, Jo ... punya suami macem Jalal” Jalal dan Jodha saling berpandang pandangan satu sama lain dengan tatapan penuh cinta “Iiihhh ... kalian selalu bikin aku ngiri” Jodha dan Jalal tertawa kecil begitu mendeng…

3 Wajah 1 Cinta bag 6 by Meysha Lestari

Image
3 Wajah 1 Cinta bag 6 by Meysha Lestari.  Ruq menghapus airmatanya dan menatap Salima dengan perasaan kesal dan terluka. Salima heran, dia menyentuh pipi Ruq sambil bertanya, "Ruq? Ada apa?" Ruq menepis tangan Salima dan menjauh darinya, "kenapa didi? kenapa merebut dia dariku? Aku menyukai Jay Bhaisa. Aku mencintainya didi..." Salima terkesiap tak percaya, "Ruq?"  Salima mendekati Ruq, Ruq dengan perasaan benci melangkah cepat menjauhi Salima, "tidak! Jangan coba membujukku. Hanya karena dirimu kakak tertuaku, maka kau bisa merebut orang yang kucintai seperti itu? Tidak didi, aku tidak bisa terima!"  Ruq hendaak beranjak pergi, Salima memanggilnya, "Ruq kau salah duga..." Ruq membalikan badannya dan menatap Salima dengan tatapan penuh selidik. Salima melanjutkan, "aku tidak tahu kalau kau menyukai Jalal. Perjodohan itu terjadi begitu saja. Aku bahkan tidak tahu bagaimana awalnya.." Ruq aamenyela, :"lalau mengapa kaua me…

Deja Vu - Prolog by Sally Diandra

Image
Deja Vu - Prolog by Sally Diandra. Deja vu adalah sebuah kata yang berasal dari Bahasa Perancis yang artinya suatu perasaan dimana seseorang merasa pernah mengalami sesuatu yang pernah terjadi sebelumnya, ada juga yang mengasosiasikannya dengan gangguan pada otak atau suatu keadaan yang berhubungan dengan kehidupan lain di masa lalu. Namun Deja Vu yang dialami Jodha malah akan menggiringnya pada penemuan sebuah cinta sejati yang tidak pernah di duganya selama ini.
“Selamat Jodha, kamu hamil !” Rukayah langsung memberikan ucapan selamatnya ke Jodha yang saat itu duduk terbengong di depannya didalam ruangan Rukayah
“Apa ? Aku hamil ? Apa aku nggak salah denger ?” ujar Jodha dengan nada tidak percaya, Rukayah menggelengkan kepalanya sambil terus tersenyum senang
“Iyaaa, kamu hamil ! Apa kamu nggak senang mendengarnya ? Yaaa walaupun aku baru belajar untuk menjadi dokter specialis kandungan, akan tetapi analisaku akurat, kamu benar benar hamil ! Kamu harus memberi tahu Jalal, kalau k…

Rendezvous bag 49 by Sally Diandra

Image
Rendezvous bag 49 by Sally Diandra. Rukayah akhirnya masuk ke dalam hotel prodeo alias sel penjara dan siap menanti hukuman yang akan di terimanya, apakah itu hukuman seumur hidup atau eksekusi mati dan hal ini juga berlaku untuk Syarifudin karena dengan sengaja memberikan narkoba pada orang lain. Rukayah tidak terima di perlakukan seperti ini, dirinya sempat setress dan mengalami depresi yang tinggi hingga mengalami gangguan jiwa. Sementara itu selama lima hari pertama sejak gejala ketergantungan Jodha dimulai, Jalal selalu mendampingi Jodha dalam memerangi rasa ketergantungan yang menguasai diri Jodha, Jalal tidak pernah patah semangat dengan selalu memberikan dukungannya ke Jodha, Jalal berusaha bertahan dengan segala macam gejala yang dialami Jodha, mulai dari demam panas yang begitu tinggi, yang disertai dengan keadaan menggigil kedinginan yang begitu hebat, hingga tingkat setress yang begitu tinggi ketika Jodha tidak bisa tidur karena imsonia, tak ayal Jalal sering menjadi tem…

Rendezvous bag 48 by Sally Diandra

Image
Rendezvous bag 48 by Sally Diandra. Jalal terperangah begitu Jodha keceplosan menyebut nama Rukayah sebagai pemberi heroin tersebut, Jalal tidak percaya kalau justru teman terdekatnyalah yang ingin menjerumuskan istrinya ke jurang kenistaan, sesaat Jalal terhenyak dan teringat kembali ke beberapa peristiwa dimana dirinya selalu mengabaikan perasaan Rukayah “Apakah karena aku lebih mencintai Jodha ketimbang dirinya, maka Rukayah nekat berbuat seperti ini ? Kalau iya kenapa pikirannya begitu sempit ? Aku harus mencari jawabannya besok” bathin Jalal dalam hati, di lihatnya Jodha masih terus menggigil kedinginan dengan mata dan hidung yang terus berair, di usapnya dahi istrinya itu, panas masih terasa disana, Jalal segera mengganti handuk kecil yang mulai mengering dan kembali mengkompres dahi Jodha “Aku minta maaf, Jo ... semua ini mungkin karena aku, karena akulah kamu jadi seperti ini” Jalal membelai rambut Jodha lembut, namun Jodha tidak menggubrisnya, Jodha berada diantara ambang bat…
loading...