Posts

Showing posts from July, 2015
Loading...
Loading...

Deja Vu bag 7 by Sally Diandra

Image
Deja Vu bag 7 by Sally Diandra.  Jodha dan Jalal sudah berada di puncak gunung Gede, saat itu matahari belum turun dan dari atas mereka bisa melihat padang Savana, Jodha merasa semakin takjub dengan pemandangan yang berada di depannya “Ini kawah gunung Gede, bau belerang itu berasal dari sini” Jodha menganggukkan kepalanya ketika Jalal memberikan penjelasan tentang keadaan disekitar mereka “Kalalu itu apa ?” tanya Jodha sambil menunjuk ke padang Savana yang berada di bawah mereka “Itulah lembah Surya Kencana” ujar Jalal sambil menyeringai senang. Surya Kencana ada di sisi kiri merupakan kawah yang dibatasi tali baja, sedangkan di sisi kanan merupakan jurang curam yang tidak dibatasi apapun, lebar jalannya pun hanya satu setengah meter, jalannya merupakan kerikil berpasir, tapi tracknya cukup landai dan dari kejauhan jalan menuju Surya Kencana ini seperti jembatan lurus, kering dan berdebu.
Alun – alun Surya Kencana adalah sebuah dataran seluas 5 hektar lebih yang ditutupi oleh indahny…

Deja Vu bag 6 by Sally Diandra

Image
Deja Vu bag 6 by Sally Diandra. Jodha masih menahan sakit di kakinya ketika Jalal memijat kakinya yang terkilir, kemudian ditaruhnya kaki Jodha di atas bebatuan, tak lama kemudian Jalal sibuk membongkar ransel carriernya sendiri dan mengeluarkan sebuah benda, Jodha yang sedari tadi memperhatikan Jalal dengan tatapan heran merasa aneh ketika Jalal membawa benda yang bentuknya mirip semprotan spray, Jalal segera berdiri dan mendekat ke arah Jodha, Jodha segera memalingkan mukanya pura pura tidak melihat Jalal, namun ekor mata Jalal sekilas sempat melihat tatapan mata Jodha yang bulat “Aku kan mengobati kakimu dengan spray ini” Jodha tertegun ketika Jalal menunjukkan spray itu ke depannya “Apa itu ?” Jalal menyeringai senang “Ini ?” Jodha menganggukkan kepalanya “Ini namanya magic spray ! Atau chlor etil ! Kamu tidak pernah mendengarnya ?” Jodha tertegun “Kamu pernah nonton pertandingan sepakbola ?” mata Jodha semakin membulat ketika Jalal bertanya sambil duduk berlutut dibawah “Kalau ka…

Deja Vu bag 5 by Sally Diandra

Image
Deja Vu bag 5 by Sally Diandra. Setelah melalui beberapa pos dan sesekali beristirahat sebentar disana, akhirnya anggota mapala nusantara, rombongan Jodha dan Rukayah baru akan memulai pendakian gunung yang sesungguhnya. Rombongan yang berjumlah 25 orang anggota pemula yang terdiri dari 10 perempuan dan 15 laki laki, membuat Jodha dan Rukayah mudah mengenali dan mengingat nama nama teman perempuannya ini, apalagi sebagian dari mereka adalah teman teman satu kostnya seperti Javeda, Ruksah, Shinta dan Fatimah yang berasal dari fakultas lain. Perjalanan pendakian ke gunung Gede dimulai dari pos Pondok Pemandangan menuju ke pos Kandang Batu, perjalanan sampai pos Kandang Batu membutuhkan waktu kurang lebih 4 jam, tracknya masih susunan batu yang kadang datar, menanjak, sangat menanjak banget tapi juga kadang ada bonus track yang landai dan setelah lepas dua jam perjalanan sampailah mereka di Air Panas, pos Air Panas ini adalah sebuah jalan menembus aliran air panas dari puncak gunung Gede…

Deja Vu bag 4 by Sally Diandra

Image
Deja Vu bag 4 by Sally Diandra.  Kedua bola manik manik mata Jalal dan Jodha masih saling berpandang pandangan cukup lama dan tangan mereka juga masih saling terkait erat satu sama lain, kalau saja Rukayah tidak memberikan kode dengan dehemannya, mungkin tatapan mereka yang bagaikan magnet itu akan berlangsung cukup lama, Jodha segera melepas genggaman tangannya di tangan Jalal yang masih terbuka dan tertunduk kemudian bergeser kearah Rukayah, Jalal hanya tertawa nakal sambil tetap berdiri pada posisinya dan membantu mahasiswa yang lain. Sepanjang perjalanan Jodha dan Rukayah memilih posisi paling pojok depan, mereka terduduk disana, sementara anggota mapala yang lain yang berjumlah 25 orang plus 10 orang senior ada yang berdiri, ada juga yang duduk, sementara Jalal yang saat itu mengenakan topi rajut warna hitam plus kaca mata hitamnya yang bertengger di hidungnya yang mancung nampak berdiri sambil bersandar di pintu bak truk dan sibuk dengan ponsel andronya, Rukayah menyenggol Jodha…

Deja Vu bag 3 by Sally Diandra

Image
Deja Vu bag 3 by Sally Diandra. “Rukayah ,,, aku minta maaf, aku nggak bisa menemani kamu ikut kegiatan Mapala itu” Rukayah semakin sedih dan mulai menangis
“Rukayah, jangan gitu dong, kok nangis sih ? aku jadi nggak enak nii ,,, tapi aku harus pulang, ibuku sudah menungguku di rumah, aku sudah bilang sama ibuku kalau libur semester pertama ini aku pulang” Rukayah memalingkan wajahnya ke arah lain seraya berkata
“Baiklah, lebih baik kamu memang pulang ke kampung halamanmu tapi jangan salahkan aku kalau terjadi sesuatu padaku” Jodha terperangah
“Maksudmu, kamu tetap mau nekat ikut kegiatan itu ?” nada suara Jodha terdengar cemas di telinga Rukayah, Rukayah langsung mengangguk tanpa berkata sepatah katapun
“Apa kamu sudah minta tolong, Moti ?” Jodha mencoba memberikan alternatif lain sebagai jalan keluar, namun jawaban yang di dapatkannya sungguh tidak mengenakkan
“Moti harus pulang, Jo ,,, karena ada acara pernikahan kakaknya di Jogja, cuma kamu harapanku satu satunya yang bi…
loading...